Ujian di depan mata


Sebentar lagi anak-anak kami akan melaksanakan ujian sebagai akhir kbm semester gasal, oleh karena perhatikanlah hal-hal berikut ini :
1.Belajarlah dengan serius, tinggalkan aktifitas yang tidak bermanfaat.
2.Jungjung tinggi sportifitas dan kejujuran, karena sifat itu lebih berharga daripada nilai yang kalian dapat hasil dari kecurangan.
3.Senantiasa bermohon kepada Allah diberikemudahan dalam menghadapi setiap persoalan termasuk ujian semester ini.
4.Jangan lupa minta do’a kepada orang tua kalian, karena do’a mereka dikabulkan
5.Berbuat baiklah kepada anak-anak yang tak mampu, sisihkan uang jajan kalian untuk mereka, apalagi ini bulan muharam. Karena Allah akan menolong orang yang suka menolong orang lain.
6.Jaga kesehatan
7.Tawakalah kepada Allah, insyaallah kalian akan sukses.

Iklan

Tahun Baru 1433 H


Allahumma ya ghoffar, wahai Allah dzat yang maha pengampun, begitu banyak dosa yang telah hamba lakukan seperti butiran pasir di pantai, seperti buih dilautan, sehingga kami tidak mungkin bisa menghitungnya. Tapi ya Rabb hamba yakin se yakin yakinnya hanya Engkaulah Ya Rabb yang bisa mengampuni dosa hamba. Oleh sebab itu ya Rabb ampuni dosa hamba sebanyak apapun dosa hamba.
Ya Allah ampuni dosa orang tua hamba, sayangi mereka seperti mereka menyayangi hamba di waktu kecil. Apabila orang tua hamba sudah tidak ada ya Rabb, luaskan alam kuburnya, terangkan alam kuburnya, jadikan mereka ahli kubur yang mendapatkan ridhoMU. Jauhkan mereka dari siksa kubur Ya Allah, selamatkan mereka dari fitnah kubur ya Allah.
Ya Allah ampuni dosa isteri hamba, jadikan ia wanita sholehah. Jadikan ibu yang menjadi teladan bagi anak-anak kami ya Allah, berikan ia kesabaran dalam mendidik anak-anak kami ya Allah.
Ya Allah telah Engkau amanahkan kepada kami anak-anak kami, jadikan mereka putra dan putrid yang sholeh dan sholehah, cerdaskan otak mereka, baguskan akhlak mereka, jadikan mereka anak-anak yang membabggakan kami didunia dan membanggakan kami di akhirat.
Ya Allah kami takut sekali ketika kami menghadapMU di belakang kami anak-anak yang tidak sholeh dan sholehah, oleh sebab itu berikan kemampuan kepada kami untuk membingbing mereka di jalanMU ya Rabb. Jangan jadikan mereka musuh bagi kami, baik didunia maupun di akhirat.
Ya Allah cerdaskan dan baguskan akhlak murid-murid kami, jadikan mereka orang-orang yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan keluarganya.
Ya Allah dipenghujung tahun 1432 H ini, kami bermohon terimalah amal ibadah kami selama satu tahun kebelakang, walaupun boleh jadi amal itu tidak sesuai dengan keinginanMU, jadikan amal itu sebagai catatan amal sholeh kami ya Allah.
Ya Allah dalam menghadapi tahun baru 1433H ini, jadikan umur ini umur yang barokah ya Allah. Jadikan amal kami bermanfaat buat orang lain ya Allah, dan berikanlah kepada kami keistiqomahan dalam menjalankan syariatMU ya Allah.
Ya Allah ampuni dosa kaum muslimin dan muslimat baik yang hidup atau yang sudah mendahului kami. Ammiin Ya Rabbal’alamiin

Obama datang lagi, Indonesia sibuk lagi


Kemarin sore presiden paman sam itu kembali datang ke Indonesia setelah melakukan perjalanan dari beberapa Negara yang dikunjunginya. Kedatangan Obama disertai peralatan yang super canggih, dari pesawat yang begitu super lux dengan berbagai macam fasilitas didalamnya, kemudian mobil kepresidenan yang langsung dibawa dari negaranya, yang katanya super canggih juga.
Saya menjadi teringat dengan kisah pemimpin islam, khalifah kedua dalam kekhalifahan islam Umar ibnu al-khatab ketika beliau datang dari madinah ke palestina. Pada saat itu kepemimpinan beliau sangat diakui, musuh-musuh sangat menghormatinya, tapi bukan karena fasilitas Negara yang beliau gunakan, justru karena kesederhanaanya.
Beliau datang ke palestina tidak dikawal dengan pengawal yang super ketat, tapi hanya ditemani dengan seorang pembantu. Beliau naik unta, yang kadang pembantunya yang menaiki unta itu dan beliau yang menuntun untanya.
Jadi sesungguhnya ada paradigma yang berubah, pada saat itu penghormatan diberikan kepada pemimpin yang tawaddu (rendah hati), karena mindset manusianya adalah kehormatan sama dengan akhlak yang mulia. Akan tetapi sekarang berbeda yang diuhormati adalah orang yang congkak, karena mindsetnya adalah yang dihormati adalah yang punya kekuatan.

Masuk neraka gara-gara seekor lalat


Masuk neraka gara-gara seekor lalat
Ada sebuah daerah yang mewajibkan seseorang yang melewati daerah tersebut harus mengorban sesuatu untuk berhala yang ada di daerah tersebut, dan kalau tidak berkorban maka harus di bunuh.
Adalah dua orang pemuda melewati daerah tersebut, maka merekapun harus mengorban sesuatu jika mereka mau melewati daerah tersebut. Maka pemuda pertama mengatakan saya tidak memiliki apa-apa. Maka penjaga kampong itu, mengatakan qurbanlah dengan sesuatu yang kamu miliki. Orang tersebut mengatakan bagaimana kalau aku berkorban dengan seekor lalat, penjaga mengatakan berkurbanlah walaupun dengan seekor lalat. Maka ia pun berqurban dengan seekor lalat untuk berhala tersebut, ia pun bisa lmelewati daerah tersebut. Tapi Allah tidak suka, dan dia termasuk orang yang menyekutukan Allah, bagi mereka tempatnya adalah neraka.
Sedangkan pemuda satu lagi dia tidak mau mengqurbankan sesuatu untuk selain Allah, walaupun seekor lalat, maka diapun dibunuh. Tapi kematiannya adalah dalam rangka mempertahankan aqidahnya, maka balasannya adalah surga

Sejarah Qurban


Qurban adalah upaya manusia untuk mendekatkan diri dengan Allah SWT, sebagai wujud penghambaan kepada-NYA. Qurban yang pertama kali dilakukan adalah Qurbannya putra-putra Nabi Adam AS, yaitu Qabil dan Habil, dimana Qabil berqurban hasil tani yang paling buruk, dan Habil berqurban dengan domba yang paling bagus. Dan Allah menerima qurban Habil bukan karena bentuknya bagus, tapi karena keikhlasannya mengurban yang terbaik kepada Allah.
Qurban berikutnya adalah qurban yang dilakukan nabi Ibrahim AS, ketika beliau diperintah Allah menyembelih Ismail putra satu-satunya pada saat itu. Seperti Allah gambarkan dalam surat 37 ayat 102.
Nabi Ibrahim AS sampai usia lanjut belum juga diberikan seorang anak oleh Allah, akan tetapi beliau tidak pernah berhenti berdo’a meminta anak yang sholeh, do’a ini Allah abadikan dalam surat 37 ayat 100.
Ketika anak itu menjelang dewasa Allah memerintahkan Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya, maka disampaikan hal ini kepada Ismail, lalu Ismailpun menjawab, Ayah kalau itu perintah Allah lakukan ayah, semoga aku termasuk orang yang sabar.
Allah menguji nabi Ibrahim dan Ismail dengan perintah ini, dan keduanya sukses menjalankan perintah ini. Maka kemudia Allah dalam ayat-ayat berikitnya dari surat 37 menjelaskan beberapa hal penting berikut ini :
1. Allah mengucapkan salam sejahtera kepada nabi Ibrahim, dikarenakan kecintaannya kepada anak tidak menutup mata beliau untuk lebih mengutamakan kecintaannya kepada Allah.
2. Nabi Ibrahim diberikan lagi putra yang diberinama ishak, artinya bagi orang yang mau berqurban dijalan Allah akan diberikan sesuatu yang boleh jadi diluar jangkauan aqalnya. Karena menurut aqal siti sarah isteri beliau yang pertama sudah tua, tapi Allah berkehendak lain, siti sarah hamil dan melahirkan ishaq.
3. Allah memberkahi kelurga Nabi Ibrahim dengan keturunnya jadi Nabi dan Rasul, maka orang yang qurban insyaallah kelurganya akan diberkhkan oleh Allh SWT, amiin.