Memaknai akhlak kepada Allah


Hari ini seperti hari-hari sebelumnya saya masuk kelas selama 25 menit mengisi materi tentang akhlak kepada Allah dikelas x. Ketika saya bertanya contoh akhlak kepada Allah mereka menyebutkan sholat. Ketika saya tanya siapa yang masih suka bolong sholatnya, hampir semua anak mengacungkan tangan yang artinya mereka masih suka meninggalkan sholat tersebut.

Saya sangat sedih melihat kenyataan ini, anak kelas x sudah barang tentu mereka sudah baligh aqil sehingga sholat itu adalah kewajiban yang harus mereka laksanakan, tapi ternyata sholat itu belum menjadi darah daging mereka.

Tapi dalam satu sisi saya bangga atas kejujuran mereka berterus bahwa mereka masih belum istiqomah dengan sholat lima waktu. Praktek ibadah adalah hasil dari pembiasaan ketika mereka masih kecil, oleh karena itu orang tua dirumah jangan pernah bosan terus mengingatkan putra dan putrinya untuk melaksanakan kewajiban itu, yang pada akhirnya mereka akan merasakan sholat itu bukan kewajiban tapi juga kebutuhan.

Akhirnya penulis menjelaskan kepada mereka tentang manfaat sholat ini, sebagaimana ditanyakan sahabat kepada Rasulullah. Ya Rasulullah apa hikmah sholat lima waktu bagi kami. Rasulullah menjawab secara diplomatis, bagaimana kalau kamu punya rumah didepannya ada sungai dan kamu mandi sebanyak lima kali dalam sehari semalam. Sahabat menjawab pasti tubuh kami bersi ya Rasulullah. maka rasulullah menjawab seperti itulah manfaat sholat lima waktu bagi kita.

Dalam hadits Rasulullah menjelaskan sholat itu menjadi kaparat terhadap dosa-dosa yang kita lakukan, sholat fardhu yang satu menjadi keparat terhadap dosa yang kita lakukan dengan fardhu yang lainnya.

Dalam segi kesehatan sholat mempunyai pengaruh yang luar biasa bagi tubuh kita, sebagaimana yang disampaikan ustad abu sangkan dalam bukunya pelatihan sholat khusu.

Dari segi sosial apabila kita sholat berjamaah sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah, maka sholat itu akan membentuk kita menjadi makhluk sosial yang baik.

Iklan

Ramadhan sebentar lagi


Bulan-bulan ini kita dipusingkan dengan berbagai macam pemberitaan yang kebenaran dan kesalahannya belum jelas. Yang jelasnya cuma satu bahwa banyak pemimpin bangsa ini yang korup, dikarenakan menurut mereka kemulian dan kehormatan itu berada pada materi.

Dibalik hiruk pikuk politik itu, Allah kembali menghadirkan bulan ramadhan kepada kita. Ummat islam senantiasa menunggu bulan ini, karena di dalamnya mengandung keberkahan yang luar baisa. Walaupun dalam satu sisi harga kebutuhan pokok semakin melambung, akan tetapi tetap ummat islam menyambutnya dengan gembira karena, di bulan ini sellau ada keberkahan-keberkahan yang Allah berikan kepada ummatnya.

Ramadhan Allah hadirkan kepada kita supaya kita mulai menahan diri untuk tidak membicarakan orang lain, biarlah kalau itu berurusan dengan hukum pihak berwenang melaksanakan tugasnya. Walaupun tingkat kepercayaan masyarakat kepada petugas sangat rendah sekali.

Salah satu keberkahan ramadhan adalah do’a orang yang berpuasa dikabulkan, kita berdo’a dalam puasa itu semoga Allah membuka yang benar itu benar dan yang salah itu salah supaya tidak banyak orang yang jatuh kedalah pintu ghibah.

Test Tulis kelas XII (Toleransi dan Etos Kerja)


Jawablah Pertanyaan di bawah ini dengan baik dan benar !

  1. Tuliskan surat al-kafirun dan terjemahannya !
  2. Jelaskan asbabun nujul surat al-kafirun !
  3. Jelaskan pengertian toleransi dalam islam !
  4. Mengapa tidak ada toleransi dalam aqidah dan ibadah !
  5. Dalam surat yunus ayat 40 ada orang yang beriman kepada al-Qur’an dan ada yang tidak beriman, akan tetapi dalam surat fathir ayat 32, sikap manusia terhadap al-Qur’an terbagi tiga golongan, jelaskan !
  6. Apa yang dimaksud dengan etos kerja !
  7. Jelaskan isi surat al-mujadalah ayat 11 dan surat al-jumu’ah ayat 9-10 !
  8. Mengapa ummat islam harus punya etos kerja tinggi !
  9. Sebutkan manfaat beretos kerja !
  10. Berikan contoh perbuatan yang memicu perubahan sosial menuju kemajuan !