Kemulian Hidup


Semua orang mengharapkan kebahagian siapapun dia. Dan kebahagian yang Allah berikan kepada manusia sesuai dengan yang dibutuhkannya. Seorang tukang sapu akan berlainan mendapatkan kebahagiannya dengan seorang direktur, tapi mereka sama-sama bahgia.

Lalu apa sesungguhnya bahagia itu sesungguhnya. Kebahagian yang sesungguhnya adalah ketika kita menjadi hamba Allah yang taat terhadap apa yang telah diwajibkannya kepada kita.

Orang muslim yang baik senantiasa bahagia setiap saat, ia melakukan aktifitas hidupnya dengan penuh bahagia. Karena ia yakin sesungguhnya ketika dia sedang melaksanakan aktifitas hidupnya, ia sedang menjalani kewajibannya kepada Allah.

Namun sering kita tidak sadar tentang itu, kita cenderung mengatakan bahagia itu ketika, kebutuhan materi kita terpenuhi, padahal banyak orang yang secara financial dia berkecukupan tapi justru hidupnya tidak bahagia. Kenapa karena ternyata tidak ada jaminan orang kaya bahagia.

Belajar dari orang yang serba kekurangan tapi mereka masih bisa membuat orang lain bahagia. Bukankah seorang majikan sangat bahagia, ketika dia punya pembantu. Seorang direktur bahagia ketika ada office boy. Lalu siapa sesungguhnya yang memberikan kebahagian itu ?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s